Optimalisasi Waktu dan Kesehatan Saat Umroh

Optimalisasi Waktu dan Kesehatan Saat Umroh
Optimalisasi Waktu dan Kesehatan Saat Umroh

MOTIVASInews.com – Optimalisasi waktu dan kesehatan saat umroh, ternyata juga bisa diimplementasikan dalam kehidupan hari-hari setelah umroh. Berikut ini adalah cuplikan dari materi kuliah subuh Kang Maryono, seorang ustad yang juga menjadi pendamping jamaah umroh.

Hampir setiap kali Kang Maryono pergi umrah, di hari ke-7 pada saat semua jamaah atau rombongan sudah menyelesaikan itenary kegiatan wajib dari travel, jamaah mulai konsen ke ibadah yang paling di nantikan yaitu “ belanja oleh-oleh”. Belanja oleh-oleh ternyata bagian dari ibadah manakala orang melakukan safar jauh.

Imam Nawawi ra. dalam kitab Al Idhoh Fii Manasikul Hajji wal Umrah menjelaskan bahwa memberikan oleh-oleh itu bagian dari sunah safar. Karena ini bagian sunah berarti termasuk ibadah sudah barang tentu ada dalilnya. Dalil yang di gunakan dalam hal ini adalah sebuah hadis Rasulullah riwayat imam al-Bukhari dalam shahihnya, Rasulullah bersabda: “Kalian saling memberi hadiahlah karena itu akan menghadirkan cinta kasih antar sesama.”

Hanya saja Kang Maryono mengingatkan kalau sudah hari ke-7 atau ke-8 di makkah berarti waktu umrah kita juga sudah mau habis. Undangan suci ini juga harus segera diakhiri, apakah kita mau mengakhiri kegiatan ini dengan lalai atau dengan semangat dan Istiqomah dalam taat. Efisiensi waktu dalam konteks ini adalah sesautu yang wajib dilakukan oleh semua jamaah.

Optimalisasi Waktu dan Kesehatan Saat Umroh
Optimalisasi Waktu dan Kesehatan Saat Umroh

Waktu

Alquran menyebutkan bahwa semua waktu yang dikenal dan dipahami oleh manusia disebutkan dalam kitab suci ini, misalnya waktu asar, waktu Subuh, Dhuha, siang, malam, sepertiga malam, setengah malam dan lain sebagainya. Penyebutan ini jelas mengandung ilmu dan petunjuk dari Allah buat manusia umumnya dan kaum mukminin pada khususnya.

Para ulama tafsir menyebutkan bahwa waktu adalah seperti pedang tajam yang siap digunakan untuk memotong siapa pun dan apa pun yang ada di hadapannya. Manakala pedang itu tidak digunakan untuk memotong maka kita hang akan terpotong oleh pedang tersebut. Lebih dari itu bahwa waktu itu termasuk nikmat Allah yang tidak bisa di kalahkan apalagi di hindari oleh manusia.

Waktu akan terus berjalan melewati semua yang ada dalam pikiran manusia. Perubahan waktu itu adalah tanda kekuasaan Allah. Hanya Allah yang bisa menjaga, menentukan, bahkan menghentikan waktu tersebut.

Dalam alquran, secara spesifik memberi nama surah “Al Lail” artinya surat malam. Waktu malam disebut beratus kali dalam alquran , ini menunjukkan bahwa waktu malam itu lebih utama dari waktu malam. Demikian menurut Ibnu Kasir ketika menafsirkan surat al Naba. Alasan yang dikemukakan adalah waktu malam itu sangat khusuk mendekatkan diri kepada Allah, sementara waktu siang itu untuk mencari kehidupan.

Karena alasan di ataslah maka Kang Maryono selalu bahkan hampir pasti mengajak semua jamaah umrah untuk melakukan thowaf sunah di sepertiga malam, pergi ke multazam, hijir ismail, dan rukun Yamani serta hajar aswad di akhir malam.

Waktu itu yang memberikan Allah, undangan umrah ini juga Allah yang memberikan jadi jangan pernah menyiakan kesempatan waktu yang luar biasanya ini untuk hal-hal yang bukan memiliki nilai ibadah.
Terus beribadahlah sampai undangan ini di ujung nya, karena penilaian positif atau negatifnya sebuah ibadah adalah tergantung dengan ujungnya. Hal ini di sabdakan oleh Rasulullah dalam hadis Shahih riwayat al Bukhari: ”Semua Amal ibadah  itu tergantung pada ujungnya”.

Artinya bahwa kalau kita beribadah umrah paket 9 hari, hari ke-8 adalah terakhir kita di tanah haram, tanah yang sangat dicjntai Allah dan Rasulullah, tanah yang siapa saja masuk ke dalamnya akan mendapatkan keamanan di dunia sampai di akhirat. Tanah yang diberkahi dan rindukan oleh semua orang yang beriman. Beribadahlah sampai bapak ibu tidak bisa bangun….. karena kelelahan, kecapian, pegal2, pusing, batuk dan seterusnya.  Karena sakit di Makkah itu gratis, semua pengobatan ditanggung pemerintah Saudi, tak perlu bayar.

Karena Rasulullah pernah bersabda:
Sebaik baik haji adalah yang rambutnya semprawut, dan bajunya kotor karena lama dalam perjalanan…. HR. Turmudzi.

Sehat

Sehat adalah nikmat Allah yang sulit dimaterikan atau bahkan tidak bisa diukur dengan materi sebanyak apa pun. Sehat adalah karunia dari Allah. Nabi Ibrahim pernah kasih info ke kita :”Kalau aku sakit Allah yang akan sembuhkan aku”. Kalimat ini adalah bentuk tauhidnya Nabi Ibrahim kepada Allah, bahwa orang sakit dan sehat yang kasih Allah.

Banyak sekali orang yang tertipu dengan nikmat dua ini yaitu waktu luang dan sehat, alasannya karena dua nikmat ini hampir kaya ga terasa adanya. Akan tetapi sangat mematikan manakala kita lalai dalam dua hal tersebut.

Rasulullah bersabda:
“Ada dua nikmat yang di dalam keduanya banyak sekali manusia tertipu karenanya, nikmat tersebut adalah kesehatan dan waktu luang.” HR. Muslim

Ketika kita ada di Masjidil Haram dan ada kesehatan yang sempurna, kerjakan ibadah yang paling sempurna misalnya banyak thowaf sunnah, i’tikaf, dan shalat sunnah.

Penutup kalau tidak mau rugi jangan pernah menyiakan nikmat waktu dan kesempatan pada saat umrah atau dalam kehidupan setiap hari kita.

Wassalamualauikum
Kang Maryono, in The Holly Makkah, The clok Royal Makkah, Fairmont Hotel.

Kode unik: KLIK di sini

Sponsored