Masihkah “Santa Claus” Bagi-bagi Hadiah di Bursa Hari Ini ?

MOTIVASInews.com – Tidak terasa, hanya tinggal tersisa waktu 2 hari lagi menjelang liburan akhir tahun dan bursa Indonesia ditutup. Besok, bursa akan ditutup oleh Presiden Jokowi dan saya sungguh bersyukur, mendapat kehormatan berkesempatan hadir di acara tersebut. Terima kasih BEI.

Sesuai dengan yang sudah kita antisipasi beberapa hari ini, market terutama saham-saham berkapitalisasi besar bergerak menguat dan saya bersyukur juga kita bisa memanfaatkan momen buy on weakness sekitar 3 hari yang lalu, seperti contohnya KLBF, AGRO, ACES, INDF, ADHI, dan masih banyak lagi, di mana saham-saham tersebut sudah mulai berbunga dan mulai waspadai profit taking untuk swing trading.

Kenaikan IHSG selain didorong oleh window dressing, juga didorong oleh sentimen positif semakin banyaknya laporan dan setoran Tax Amnesty.

Sampai kapan fenomena positif di akhir tahun yang disebut “Santa Claus Rally” ini terjadi? Bagaimana Januari 2017 ?

Sore kemarin, IHSG ditutup menguat 2.08% ke level 5,209.445 yang didorong oleh penguatan disemua sektor terutama sektor konsumsi (+2.75%) dan sektor property (+2.61%).

Hari ini, IHSG masih akan menguat menguji area resisten sekitar 5240-5260.

Terkait melemahnya Dow Jones hingga 0,56% ke level 19.833 dan WTI yang melemah 0,15% atau 0,08 poin ke US$53,82 per barel terkait penerapan kesepakatan penting antara negara-negara anggota organisasi pengekspor minyak (OPEC) dan non-OPEC untuk mengurangi produksi mereka yang secara resmi akan dimulai pada 1 Januari yang membuat investor memilih untuk wait and see.

Meski indeks Dow Jones melemah, EIDO masih menguat. Dan di akhir tahun ini, laporan dan setoran amnesti pajak sangat meningkat. Selain window dressing, hal ini menjadi sentimen positif buat pasar saham Indonesia yang menjadi faktor tambahan terjadinya Santa Claus Rally di akhir tahun ini.

Apa sebenarnya Santa Claus Rally itu?
Santa Claus rally juga dikenal sebagai the “December Effect”.

Santa Claus Rally merupakan fenomena kenaikan harga saham selama bulan Desember, yang pada umumnya terlihat di pekan terakhir perdagangan sebelum Tahun Baru yang disebabkan oleh window dressing.

Apa itu window dressing ?
Lihat video live saya di on.fb.me/ellen_may saya ada jelaskan lengkap di situ

December Effect terjadi selama 3 hari terakhir perdagangan dan masih akan menguat hari ini.

Saham apa saja yang akan terkena efeknya?
Seperti yang saya jelaskan sebelumnya bahwa Santa Claus Rally membuat orang untuk cenderung membeli daripada menjual saham, jadi efek ini bisa berimbas pada hampir semua saham.

Hari ini saham-saham Blue Chips masih akan menguat, dan saran saya mulai waspadai lindungi keuntungan Anda, terutama untuk Anda swing trader.

Penulis: Dwi Priyanto

Sponsored