Hadapi Rasa Sedih dan Berhenti Berpura-Pura Merasakan Hal Lain

Hadapi Rasa Sedih dan Berhenti Berpura-Pura Merasakan Hal Lain - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Setiap ada masalah dalam hidup, sering kali Anda berpura-pura merasa baik-baik saja, pura-pura tersenyum dan bersikap telah menyelesaikan masalah yang tengah dihadapi dengan harapan entah bagaimana caranya menghilangkan masalah yang Anda rasakan dari dalam hati. Tetapi hati Anda tidak sesederhana pelajaran matematika, dan juga apa yang Anda pikirkan.

Terkadang ikut berpartisipasi dalam sebuah percakapan, dan menjawab pertanyaan dari mereka di saat mereka mengharapkan sebuah jawaban dari Anda. Bahkan sampai berbohong tentang apa yang sedang Anda rasakan atau kerjakan, saat mereka bertanya kepada Anda. Semoga mereka tidak bisa mendengar apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran Anda seperti “saya baik-baik saja”, “saya sedang banyak masalah”.

Suatu hari Anda pergi ke suatu pesta, bersosialisasi dengan teman-teman karena itu semua harus Anda lakukan, karena Anda akan merasa tidak enak hati jika Anda mengatakan kepada mereka bahwa “Anda sedang tidak ingin pergi ke pesta”. Karena alasan itu tidak cukup baik bagi seseorang untuk tidak menerimanya secara pribadi, karena tidak ada cara lain untuk mencoba dan membuat mereka mengerti tentang kesedihan yang tidak dapat Anda ungkapkan. Itu semua karena Anda lebih mengkhawatirkan tentang perasaan mereka dibanding diri Anda sendiri. Anda mengubur perasaan yang tidak diinginkan bukan karena Anda ingin membodohi diri sendiri untuk berpikir bahwa Anda bahagia, dan tidak menjadi beban menjadi orang lain.

Perasaan yang tidak diinginkan janganlah di simpan dalam hati, perasaan tersebut perlu Anda keluarkan seperti cucian baju kotor, terlalu lama menyimpan sebuah rahasia, dan akhirnya memberitahukan kepada seseorang dengan kata yang tidak orang mengerti sehingga Anda harus mengulangi perkataan tersebut dari awal. Terkandang perasaan sedih itu hanya perlu dirasakan, terkadang mereka merasakan perlu dirayakan.

Tidak perlu merasa malu jika Anda sedang merasa sedih. Menangis tidak membuat Anda lemah, dan Anda juga tidak akan menangis sepanjang hari. Bagaimana pun juga, kesedihan Anda akan berubah menjadi sebuah kekuatan, kemerdekaan, dan kemampuan Anda. Itu semua tidak akan diambil dari dalam diri Anda yang sebenarnya. Kesedihan Anda membuat Anda menjadi manusia seutuhnya. Perjuangan Anda yang membuat Anda dihargai orang. Semua orang memiliki itu semua sejak dilahirkan. Jadi untuk sekali saja, biarkanlah perjuangan Anda keluar dan menjadi seperti diri Anda apa adanya. Kesedihan dan perjuangan tidak akan membuat Anda lemah, berpura-puralah perasaan tersebut tidak ada.

Terkadang Anda harus merasakan kesedihan dan tidak berpura-pura merasakan perasaan yang lain. Terkadang berpura-pura merasakan sakit. Terkadang berpura-pura menganggap diri Anda kuat karena Anda tidak akan menyerah. Anda tidak akan berhenti. Anda tetap berjalan dan terus berjalan sampai tidak ada yang tersisa, sampai Anda kehabisan tenaga untuk berpura-pura dalam keadaan yang baik-baik saja. Setelah itu apa yang akan Anda lakukan? Terkadang berpura-pura merugikan lebih dari yang disembuhkan.

Berpura-pura dalam keadaan baik-baik saja tidak menunjukkan seberapa tangguhnya diri Anda, tapi itu menunjukkan ketakutan dalam diri Anda. Ini bukanlah simbol ketekunan atau determinasi, ini adalah simbol rasa takut. Anda tidak perlu takut membiarkan orang melihat Anda berjuang dalam kehidupan. Anda tidak perlu takut menjadi beban bagi orang lain. Anda tidak perlu takut akan sebuah keputusan. Jadilah diri Anda sendiri. Rasakan apa yang sebenarnya sedang Anda rasakan. Jangan berpura-pura menjadi atau merasakan hal lain.

Sponsored

LEAVE A REPLY