4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia

4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia - Motivasinews.com
sumber gambar: coastweek.com

MOTIVASInews.com – Tradisi merupakan kegiatan yang sudah dipercayai secara turun temurun dan dijaga kelestariannya. Pada dasarnya, tradisi yang ada di Indonesia berkaitan dengan hari raya keagamaan maupun ritual adat. Contohnya tradisi umum di Indonesia adalah gotong royong ketika ada pembangunan tempat baru.

Meskipun demikian, tradisi-tradisi di dunia ini ternyata sangat bervariasi. Beberapa tradisi bahkan bisa membuat Anda merinding karena terbilang menyeramkan. Berikut 4 tradisi tersebut yang dilansir dari Wonder’s List.

Pemakaman Suku Yanomami

4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia

Suku Yanomami paling banyak dijumpai di negara Brazil dan Venezuela. Setiap anggota suku Yanomami yang meninggal dunia, haruslah dikremasi. Namun, tidak sampai disitu saja, mereka akan menggunakan abu dan bubuk tulang jenazah sebagai campuran sup berbahan pisang olahan.

Ada alasan di balik tradisi suku Yanomami tersebut. Mereka percaya bahwa orang yang telah meninggal akan tidak bahagia jiwanya jika tidak hidup bersama orang tersayang. Mengonsumsi sup berbumbu abu jenazah akan membuat jiwa orang yang meninggal selalu tinggal bersama orang yang dia sayangi.

Tradisi Famadihana

4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia - Motivasinews.com

Famadihana menjadi tradisi yang dijalankan oleh suku-suku pedalaman maupun masyarakat kota di negara Madagaskar. Tradisi ini masih berkaitan dengan upacara pemakaman. Sebelum dimakamkan, penduduk memakaikan baju baru untuk jenazah.

Mereka juga membangun pusara bagi jenazah. Hal yang unik adalah mereka akan memutar lagu-lagu dan menari-nari di sekitar pusara jenazah tersebut. Masyarakat disana menganggap tradisi itu sebagai cara menghormati keluarga yang ditinggalkan.

Memotong Jari

4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia - Motivasinews.com

Tradisi potong jari sampai saat ini masih dilakukan oleh suku Dani. Suku ini biasanya menempati negara Papua Nugini atau lembah Baliem di provinsi Papua Barat. Anggota suku Dani akan memotong jari mereka sebagai bukti belasungkawa dan simbol cinta saat upacara pemakaman.

Jari tangan dipotong ketika suami, istri atau kerabat dekat mereka meninggal dunia. Nantinya jari itu dikuburkan bersama tubuh jenazah orang yang mereka sayangi. Nah, pemotongan jari tangan bergantung kepada banyaknya jenazah orang yang mereka cintai.

Menjatuhkan Bayi

4 Tradisi yang Menyeramkan dan Membuat Merinding di Dunia - Motivasinews.com

Tradisi menjatuhkan bayi sudah berlangsung selama 500 tahun di negara bagian Karnataka, India. Bayi yang baru lahir akan dijatuhkan dari pura setinggi 50 kaki dan ditangkap dengan kain. Tradisi ini diadakan sebagai ungkapan syukur atas bayi yang lahir.

Pasangan yang berhasil mempunyai bayi dan bersumpah di pura Sri Santeswar wajib melakukannya. Setiap minggu pertama bulan Desember akan ada 200 bayi yang dijatuhkan dan ditampung menggunakan kain. Intinya mereka percaya tradisi ini akan membuat bayi sehat dan dipenuhi keberuntungan.

Wah, sangat unik tetapi juga bikin merinding ya!

Sponsored