Cuma di Kota Ini! Anda Bisa Temukan Cinderamata dari Batubara

Cuma di Kota Ini! Anda Bisa Temukan Cinderamata dari Batubara - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Sumatera Barat memang terkenal akan kekayaan kebudayaan, kuliner, bahkan tempat wisata seru dan asyik maupun tempat bersejarahnya. Tetapi sudah pernahkah Anda jalan-jalan ke Kota Sawahlunto, Sumatera Barat?

Kota Sawahlunto saat ini menjadi salah satu tempat destinasi favorit di Sumatera Barat, karena menawarkan sebuah souvenir yang berasal dari industri kerajinan tangan batubaranya, sekaligus menjadi oleh-oleh para wisatawan.

Hingga saat ini, Cinderamata dari batubara masih menjadi penyokong utama kehidupan di Sawahlunto. Jika pada jaman dahulu sumber daya alam batubara di Sawahlunto sering dieksplorasi oleh Hindia-Belanda untuk diekspor, kini banyak yang mengkreasikan batubara menjadi ukiran sederhana seperti asbak atau papan nama.

Seperti yang dilakukan salah satu pengrajin lokal bernama Esmanto warga asal Tangsi Baru, Sawahlunto. Kerajinan cinderamata dari batubara ini sudah mulai digelutinya sejak 10 tahun yang lalu.

Melalui tangannya sudah banyak ukiran batubara yang telah dibuatnya seperti bentuk naga, asbak, papan nama, bahkan replika kendaraan dengan tingkat kesulitan yang berbeda saat dibuatnya. Namun, hampir semua karyanya memiliki warna hitam berkilat yang sangat cantik.

Hasil kerajinan tangannya diberi ┬álabel “Cendra Lestari”. Walaupun tidak begitu besar, toko tersebut terletak di pusat Kota Sawahlunto, tepatnya tidak jauh dari Hotel Ombilin. Seluruh karya Esmanto terpampang rapih pada etalase tokonya. Tapi, jangan kecele jika Anda kepincut pada pajangan di etalase namun tak bisa membelinya. Sebab, pajangan di etalase itu nyaris sudah ada pemesannya.

Menurut Esmanto, biasanya turis asing lebih menyukai ukiran berbentuk 3D seperti bentuk naga. Ssedangkan wisatawan lokal lebih menyukai ukiran-ukiran sederhana berupa papan nama atau pun asbak.

Bagi Anda yang ingin membeli kerajinan Esmanto ini, ada baiknya memesan terlebih dahulu 1 hari sebelumya,  hal ini dikarenakan banyaknya peminat cinderamata dari batubara ini.

Harganya pun sangat bervariasi dari 50 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung dari tingkat kesulitan pembuatannya. Rata-rata proses pembuatan ukiran batubara yang sederhana memakan waktu setidaknya 1 hari. Sedangkan cinderamata dari batubara yang memiliki bentuk dan ukuran yang detil bisa memakan waktu hingga belasan hari.

Nah, bagi Anda yang hobi travelling atau sedang merencanakan jalan-jalan, tidak ada salahnya mengunjungi Sawahlunto di Sumatera Barat. Dan, jangan lupa cenderamatanya ya….

Sponsored