Goa Putri, Legenda Si Pahit Lidah dan Putri Dayang Merindu

MOTIVASInews.com – Goa putri, Legenda Si Pahit Lidah dan Putri Dayang Merindu, menjadi satu rangkaian yang tak bisa dipisahkan. Keberadaan Goa Putri yang menjadi salah satu objek wisata andalan di Sumatera Selatan ini, tak bisa dilepaskan dari cerita rakyat yang melegenda yakni Si Pahit Lidah dan Putri Dayang Merindu.

Goa Putri terletak di Desa Pandang Bindu, Kecamatan Semindang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Baturaja, Sumatera Selatan.

Menurut ledenda masyarakat setempat, dahulu kala hiduplah seorang putri bernama Putri Dayang Merindu, selir dari Prabu Amir Rasyid, penguasa Kerajaan Ogan. Pada suatu hari di saat sang puteri sedang mandi di Muara Sungai Semuhun, lewatlah seorang pengembara bernama Serunting Sakti (Si Pahit Lidah).

Melihat sang sang Puteri, timbul perasaan si Serunting Sakti atau Si Pahit Lidah ingin menyapa. Namun, saat itu tidak mendapat perhatian sama sekali, sehingga Serunting dengan kesal berkata : “Sombong sekali puteri ini, diam seperti batu”. Tiba-tiba saja, tubuh puteri Dayang Merindu berubah menjadi batu.

Serunting Sakti kemudian pergi ke desa tempat tinggal Putri Dayang Merindu dan keluarganya. Dilihatnya sepi, Serunting Sakti berujar, “Sepi desa ini seperti goa sepi.” Desa itu pun menjadi goa batu yang sekarang dikenal goa putri. Itulah sekelumit kisah legenda goa putri ini.

Goa Putri memiliki kedalaman sekitar 150 meter, dengan ketinggian sekitar 20 meter dan lebar 20-30 meter.

Menulusuri dalam goa, anda akan melihat banyak bebatuan stalaktit dan Stalagmit yang beragam, bahkan ada beberapa batuan yang berada di dalam goa berbentuk unik, ada yang menyerupai singasana raja, panggung, manusia, bahkan mirip harimau. Keunikan lain goa ini adalah, anda tidak akan masuk dan keluar dari jalan yang sama. Anda akan keluar dari sisi samping goa yang letaknya sedikit lebih tinggi.

Goa Putri, salah satu objek wisata andalan di Sumatera Selatan
Tempat pemandian Putri Dayang Merindu. Kode unik: M#DW28

Selain itu, Di Goa ini juga mengalir Sungai Sumuhun dan sebuah kolam yang di sebut kolam Dayang Merindu. menurut cerita penduduk setempat, mereka percaya apabila mandi atau mencuci muka di kolam ini sambil berdoa, maka doa-doa mereka akan menjadi menjadi kenyataan dan awet muda.

Akses menuju Goa Putri ini dapat ditempuh dari bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, Anda dapat menyewa mobil ke Goa Putri, sekitar 230 kilometer jauhnya. Jika Anda ingin menggunakan angkutan umum, Anda dapat mengambil bus ke Baturaja dari stasiun bus Palembang. Dari Baturaja ke Goa Putri, tersedia beberapa bentuk transportasi umum, rute yang tersedia adalah Baturaja – Muara Enim.

Sponsored