Duh! Oral Seks Berisiko Kanker

Duh! Oral Seks Berisiko Kanker - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Oral seks bukan hal yang tabu lagi. Hampir setiap orang yang aktif berhubungan seks pastinya setuju sama hal itu. Kini Anda tidak saja mendengar kalimat oral seks di dalam kamar tidur, tapi orang-orang sudah tidak malu lagi membicarakannya seperti dalam acara-acara televisi, bahkan obrolan keseharian. Nah, berdasarkan statistik CDC (The Centers for Disease Control and Prevention) Amerika Serikat antara tahun 2006 hingga 2008 yang dimuat Journal WebMD, hampir 90% orang dewasa berusia 25 hingga 45 tahun pernah melakukan oral seks.

Duh… bicara oral seks atau seks secara keseluruhan, ibaratnya membicarakan musim panas ya… Membayangkannya saja bisa membuat kita “gerah”. Tapi tentu tidak jika mendengar kata seks dikaitkan dengan kanker. Menurut Otis Brawley, MD, seorang Chief Medical Officer dari American Cancer Society, “Anda dapat terkena kanker tenggorokan akibat oral seks.” Bukan oral seks pada hakekatnya yang menyebabkan kanker, melainkan virus human papillomavirus (HPV) yang dapat menular dari seseorang ke seseorang lainnya ketika berhubungan seks, termasuk oral seks.

Sejumlah peneliti menemukan kanker oropharynx (yang terdapat di tenggorokan) dan amandel yang kemungkinan dikarenakan oleh HPV. Brawley menambahkan, bahwa ada kaitannya antara HPV dengan kanker oropharyngeal. Sementara itu sebuah penelitian yang dimuat New England Journal of Medicine pada 2007 menunjukkan, kanker oropharyngeal banyak terjadi pada mereka yang melakukan oral seks dengan sedikitnya 6 pasangan yang berbeda. Brawley juga menekankan bahwa siapa saja dapat terjangkit infeksi HPV pada tenggorokan, tidak membedakan jenis kelamin. Artinya pria dan wanita berisiko sama.

Hmm kalau begini caranya, oral seks bisa berarti “mulutmu harimaumu” juga dong…

Sponsored