Masalah Ereksi Dan Solusinya

MOTIVASInews.com – Ketika pria terangsang secara seksual, sejumlah hormon, otot, saraf, dan pembuluh darah semua bekerja sama satu sama lain untuk menciptakan sinyal ereksi. Sinyal saraf kemudian dikirim dari otak ke penis, hingga merangsang otot-otot untuk rileks.

Hal ini, memungkinkan darah mengalir ke jaringan yang terdapat di penis. Setelah darah mengisi penis dan ereksi dicapai, pembuluh darah menuju penis menutup sehingga ereksi dapat dipertahankan. Mengikuti gairah seksual, pembuluh darah di penis kembali membuka dan memungkinkan darah bergerak.

Apa Sajakah yang Termasuk dalam Masalah Ereksi…?

Namun pada titik tertentu bagi beberapa pria, memiliki kesulitan dalam mencapai atau mempertahankan ereksi. Masalah ereksi terjadi ketika Anda tidak dapat mencapai ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual, seperti penis lembek dan sebagainya. Bagi kebanyakan pria, masalah ini terjadi kadang-kadang saja, dan bukan masalah serius. Namun, jika Anda tidak dapat mencapai ereksi 25 persen dari waktu kegiatan seks Anda atau lebih, Anda mungkin memiliki masalah kesehatan yang memerlukan perhatian medis. Masalah ereksi juga dikenal sebagai:

  • Disfungsi ereksi
  • Impoten
  • Disfungsi seksual
Apakah penyebab masalah ereksi?

Penyebab masalah ereksi dapat bersumber dari fisik maupun psikologis. Penyebab fisik masalah ereksi lebih sering terjadi pada pria yang sudah tua. Biasanya terjadi karena gangguan yang dapat mempengaruhi saraf dan pembuluh darah, yang memang bertanggung jawab untuk menyebabkan ereksi.

Masalah ereksi yang disebabkan gangguan fisik diantaranya:
  • Penyakit jantung
  • Aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah)
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Kolesterol tinggi
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple sclerosis
  • Penyakit Peyronie (pengembangan jaringan parut di penis, menyebabkan ereksi menyakitkan)
  • Penggunaan obat tertentu, termasuk diuretik, penenang otot, atau antidepresan
  • Alkoholisme atau penyalahgunaan zat
  • Penggunaan tembakau
  • Trauma atau cedera pada saraf tulang belakang atau daerah genital
  • Masalah bawaan, seperti hipospadia atau epispadias
  • Komplikasi sunat
  • Penyakit hati atau ginjal
  • Pengobatan untuk masalah prostat

Sementara itu, penyebab psikologis masalah ereksi terjadi sebanyak 40 persen kasus, dan lebih sering terjadi pada pria muda. Masalah psikologis dapat mengalihkan perhatian seseorang untuk terangsang, seperti:

  • Kecemasan tidak mampu mencapai atau mempertahankan ereksi
  • Tekanan emosional yang berkepanjangan terkait dengan masalah ekonomi, profesional, dan sosial
  • Masalah hubungan percintaan
  • Depresi
Apa posisi seks terbaik bagi pria yang masalah ereksi?

Menurut Madeleine Castellanos, MD, pakar kesehatan seksual, karena ereksi yang baik adalah mengenai aliran darah, posisi seks tertentu mungkin bisa membantu bagi pasangan yang berurusan dengan disfungsi ereksi, seperti:

Man on top: Ketika seorang pria berada di atas, berlutut, atau berdiri saat berhubungan seks, ia akan bergantung pada kelompok otot besar paha dan glutes nya. Hal ini cenderung untuk mengalihkan lebih banyak darah ke otot-otot ini, serta efektif mencuri darah dari panggul dan penis.
Stimulasi oral: Beberapa pasangan berpendapat bahwa memberikan oral seks kepada pria sama artinya dengan tindakan seperti pompa vakum. Ketika pasangan memberikan seks oral, letakkan jari-jari Anda di dasar penis dan menambah tekanan ringan. Ini akan membantu menyempitkan pembuluh darah keluar dari penis, serta memungkinkan lebih banyak darah yang masuk dan memberikan kontribusi untuk ereksi.
Sponsored