Sering Tertidur Di Siang Hari, Penyakit ini Penyebabnya ?

Sering Tertidur Di Siang Hari, Penyakit ini Penyebabnya - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Narkolepsi adalah serangan tidur yang terjadi pada seseorang di siang hari. Penyakit ini mempengaruhi sistem otak yang mengatur pola tidur manusia. Penderita akan tertidur di mana saja dan kapan saja. Setelah 15 menit tertidur pasien akan mengalami rasa ngantuk kembali dalam waktu yang singkat. Narkolepsi merupakan penyakit kronis yang umumnya terjadi pada usia remaja.

Penyebab Narkolepsi

Penderita narkolepsi memiliki jumlah hormon hipokretin atau oreksin yang rendah, yaitu hormon yang mengatur waktu tidur manusia yang dihasilkan otak. Cedera pada kepala atau tumor di otak menjadi faktor risiko menghambat otak menghasilkan hormon hipokretin atau oreksin. Selain itu, narkolepsi juga disebabkan oleh gangguan autoimun.

Gejala Narkolepsi

Gejala narkolepsi yang utama adalah rasa ngantuk dan selalu tidur di siang hari, gejala lainnya dapat berupa:

  • Katapleksi. Melemasnya otot secara mendadak atau katapleksi. Hal ini biasanya terjadi sementara yang dipicu oleh keadaan emosi seperti senang atau marah.
  • Mengalami halusinasiPenderita biasanya mengalami halusinasi yang aneh saat tertidur ataupun sadar.
  • Kelumpuhan tidur atau paralysisKondisi tubuh tidak bisa digerakkan yang dialami saat mau tidur atau akan bangun.
  • Insomnia. Penderita narkolepsi dapat mudah tidur pada siang hari, tetapi sebaliknya sulit tidur di malam hari.

Diagnosa Narkolepsi

Mendiagnosis narkolepsi dapat dilakukan dengan sejumlah tes seperti polisomnografi yang dipadukan dengan elektrokardiogram (EKG) untuk merekam aktivitas elektrik kantung dan elektroensefalogram (EEG) untuk merekam aktivitas elektrik otak yang dilakukan pada malam hari. Sedangkan pada siang hari dokter akan melakukan tes MSLT (multiple sleep latency test) yang tujuannya untuk mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan penderita untuk tidur.

Pengobatan Narkolepsi

Pengobatan narkolepsi bertujuan untuk meringankan gejala-gejala yang dialami si penderita agar tidak mengganggu aktivitas yang akan dilakukan. Jenis obat-obatan yang umumnya diberikan dokter untuk penderita narkolepsi seperti: 

  • Obat-obatan stimulan untuk membuat penderita dapat menahan kantuk di siang hari.
  • Obat-obatan antidepressan untuk mengatasi gejala katapleksi, kelumpuhan tidur, dan halusinasi.
Sponsored