Belajar Dari Michael Jordan Tentang Kegagalan

Belajar Dari Michael Jordan Tentang Kegagalan - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Siapa yang tidak kenal Michael Jordan, legenda pemain basket asal Amerika ini memang sangat di segani dikalangan penikmat basket dunia. Tidak sedikit pula para pemain yang berlaga  di NBA liga basket bergengsi di Amerika mengidolakan sosok Jordan yang menjadi inspirasi banyak pemain muda.

Lalu taukah Anda bila dibalik segala yang sudah di capai oleh Michael Jordan, ada cerita yang banyak orang tidak mengetahuinya?

Jordan muda pernah ditolak masuk tim basket di SMU dulu, kala itu ia menangis dan tidak ingin bermain basket lagi. Namun pergolakan batinnya memaksa ia untuk tidak menyerah dan mengejar apa yang menjadi keyakinannya. Karena Jordan yakin, dari basket ia bisa mengubah hidupnya, dari basket ia bisa menjadi orang yang dibanggakan dan dari basket Jordan percaya ia mampu memberikan sesuatu yang terbaik dalam hidupnya.

“Saat saya ditolak masuk tim basket sekolah saya dulu, hal itu adalah momen yang sangat mengecewakan dalam hidup saya. Namun apa saya berhenti? Hal itu sempat ada di otak saya, namun saya harus buktikan mereka salah, saya berlatih 100 kali lebih keras, saya berusaha 100 kali lebih keras, dan akhirnya saya kembali mencoba masuk tim 2 tahun kemudian dan itu membuka kesempatan saya bermain di NBA” ungkap Jordan dalam buku biografinya.

Jordan kembali masuk setahun sebelum dirinya lulus dari SMU, permainan cepatnya langsung menghantarkannya ke All American High Scholl Team kala itu. Seluruh mata tertuju kepada anak muda yang pernah ditolak masuk tim 2 tahun sebelumnya.

Salah satu cara yang membangkitkan permainan basketnya adalah fokus. Ia mengaku pernah gagal menembak masuk bola 6000 kali, namun ia tidak pernah menyerah dan mengatakan bila jika hanya fokus dalam hal yang gagal kapan ia dapat berhasil.

“Saya pernah gagal menembah 6000 kali dan itu sama sekali tidak membuat saya jatuh, karena bila kita fokus hanya di kegagalan kita, maka hal itu tidak sama sekali berguna. Lihat apa yang membuat kita gagal lalu coba lagi, bila gagal lagi coba lihat permasalahan lalu coba lagi, itu yang membuat saya harus lebih baik dalam setiap tembakan yang saya lakukan.”

Saat berlaga di NBA, tidak serta merta Jordan menjadi pemain yang tidak punya masalah. Di musim 1985 Jordan hampir saja pensiun dini dari NBA karena mengalami patah kaki. Itu menjadi momen yang sangat menakutkan bukan saja untuk para atlet basket namun seluruh atlet olahraga lainnya.

Jordan harus absen selama 3 tahun, selepas itu apakah ia tidak bisa kembali bermain? Jordan kembali berlaga di tahun 1988 dan langsung mencetak 3000 poin dalam satu musim yang memasukan Jordan sebagai salah satu pemain NBA yang berhasil mencetak banyak angka.

Belajar Dari Michael Jordan Tentang Kegagalan - Motivasinews.com

“Kerja Keras dan Melipatkan Ganda Usaha, Kesuksesan Akan Datang”

Jordan adalah orang yang sangat fokus dan pekerja keras, hal tersebut nampak kala dirinya bermain untuk tim yang dibelanya Chicago Bulls. Rekan-rekan Jordan mengatakan bila Jordan selalu datang paling pagi di gym dan menjadi orang terakhir pulang saat latihan.

Jordan juga pernah ditegur pihak pengelola lapangan karena berlatih menembak dari pagi hingga larut malam, dan hasilnya? Jordan meraih 6 gelar juara NBA, meraih 5 kali MVP NBA dan pensiun di musim 2003.

Gagal bukan akhir dari segala usaha yang Anda lakukan, tapi gagal adalah awal untuk Anda belajar dimana letak kesalahan. Jordan menginspirasi kita untuk terus berusaha atas apa yang kita yakini, karena dengan fokus dan keyakinan kesuksesan akan datang dan membawa Anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

kode unik: KLIK di sini

Sponsored