Beruang Vegetarian, “Mutasi” Alam Akibat Perubahan Iklim

Beruang Vegetarian,

MOTIVASInews.com – Perubahan iklim global saat ini menjadi salah satu masalah yang dapat menimbulkan malapetaka bagi makhluk hidup di dunia khususnya pada dunia binatang. Bagaimana tidak?

Seperti diketahui dampak yang ditimbulkan dari perubahan iklim saat ini sangat mengancam bagi kelangsungan hidup hewan liar di alam. Bahkan beberapa spesies hewan di dunia sudah dinyatakan hampir punah oleh para ilmuwan.

Tidak cuma itu, di beberapa belahan dunia, perubahan iklim dapat mengakibatkan perubahan perilaku hewan di tempat tersebut.

Berdasarkan studi baru yang dipublikasikan oleh Proceeding of the National Academy of Sciences, ternyata perubahan iklim yang terjadi di Pulau Kodia, Alaska, sudah mempengaruhi perubahan perilaku dan kebiasaan makan hewan omnivora beruang Grizzly.

Beruang Grizzly yang dulunya mengonsumsi dan memakan daging salmon, kini kebiasaan makan daging tersebut mulai perlahan-lahan menghilang, beruang-beruang  tersebut mulai bermutasi menjadi hewan pemakan buah-buahan. .

Umumnya, beruang Grizzly yang berhabitat di Pulau Kodiak, Alaska, memakan 75 persen populasi salmon sockeye pada awal musim panas. Setelah itu, beruang-beruang tersebut akan mencari dan memakan buah beri pada akhir musim panas, dikarenakan buah beri baru matang pada akhir musim panas di Pulau Kodiak, Alaska.

Dengan meningkatnya suhu pada akhir-akhir ini di Alaska, membuat buah beri yang menjadi salah satu sumber makanan beruang-beruang disana menjadi lebih cepat matang. Perubahan suhu ini mengakibatkan para beruang kini lebih memilih tinggal di perbukitan untuk mencari buah beri matang.

Namun, buah beri yang dikonsumsi oleh beruang-beruang tersebut dapat menimbulkan masalah lain yakni beruang-beruang disana bisa berubah menjadi super gemuk.

Pasalnya, buah beri memiliki kandungan gula yang jauh lebih tinggi dibandingkan daging salmon, dan mengandung sedikit protein yang  dapat diolah menjadi energi.

Selain itu, perubahan pola makan beruang Grizzly tersebut ikut mempengaruhi ekosistem dan kesuburan tanah di Pulau Kodiak, Alaska.  Gara-gara berkurangnya konsumsi daging salmon tersebut, alhasil membuat kesuburan tanah semakin berkurang yang diakibatkan karena minimnya bangkai salmon yang tergeletak di tanah.

Sponsored