Kolinda Grabar Kitarovic, Presiden Berbikini Pertama di Dunia

Kolinda Grabar Kitarovic, Presiden Berbikini Pertama di Dunia - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com –  Kolinda Grabar-Kitarovic, namanya. Dialah wanita yang tercatat dalam sejarah sebagai presiden wanita pertama di Kroasia. Dia menjadi presiden keempat Kroasia sejak merdeka dari Yugoslavia pada 1991. Mantan menteri luar negeri, duta besar untuk AS dan mantan asisten sekretaris jenderal NATO tersebut menang tipis dalam pemilihan presiden.

Kolinda dinobatkan sebagai Presiden Republik Kroasia ke-4 sejak merdeka dari Yugoslavia pada 1991. Dia dikukuhkan menjadi presiden pada Februari 2015 setelah menang tipis dari presiden sebelumnya, Ivo Sanader.

Sebagai wanita yang menduduki jabatan tertinggi di sebuah republik, Kolinda memang bukan yang pertama di dunia ini. Tapi, sebagai presiden wanita yang foto-foto panasnya banyak diperbincangkan di dunia maya, barangkali, dia lah yang pertama kali tercatat dalam sejarah.

(Baca juga: Kesederhanaan Presiden Jokowi yang Pantas Diteladani)

Berikut adalah foto-foto Kolinda –mantan menteri luar negeri Republik Kroasia, duta besar Republik Kroasia untuk AS, dan mantan asisten sekretaris jenderal NATO, yang tengah berlibur di sebuah pantai dengan bikini yang membuat para netizen, terutama kaum adam “termehek-mehek”.

Di tengah usianya yang tak lagi muda (47 tahun), ia tetap memiliki tubuh bagus yang tak kalah dengan tubuh para artis.

Untuk itulah, warga Kroasia menobatkan presiden mereka sebagai presiden wanita paling seksi yang pernah ada.

“Saya mendesak kalian semua, termasuk mereka yang memilih kandidat lain, mari bersatu untuk Kroasia yang lebih baik. Pekerjaan yang sulit menanti kita,” ujar Grabar-Kitarovic yang berhaluan konservatif kepada pendukungnya, dikutip dari AFP, pada Minggu,11/1/2015.

Pada pemilihan presiden Republik Kroasia tahun 2015, Kolinda menang dengan selisih sekitar 21 ribu suara. Suara tersebut ditaksir berasal dari sebagian besar oleh warga Kroasia yang hidup di luar negeri. Iso Josipovic, presiden sebelumnya, seorang profesor hukum dan komposer musik klasik mengakui kekalahannya. Dia mengatakan Grabar-Kitarovic menang secara demokratis.

(Baca juga: dr. Hermawan, SpJp : Dokter Pribadi Presiden nan Ramah dan Selalu Bersyukur)

Sponsored