90 % dari 20 Orang Terkaya Indonesia adalah Keturunan Tionghoa.

MOTIVASInews.com – Dalam majalah Forbes terbaru, dirilis daftar 50 orang terkaya Indonesia. Namun di bawah ini saya hanya akan menampilkan 20 besar saja.

Daftar Orang Terkaya Indonesia 2016:

1. R. Budi dan Michael Hartono (Group Djarum dan BCA) – Rp 230 triliun.

2. Susilo Wonowidjojo dan Keluarga (Gudang Garam) – Rp 95 triliun.

3. Anthoni Salim dan Keluarga (Salim Group) – Rp 76 triliun.

4. Eka Tjipta Widjaja dan Keluarga (Sinar Mas) – Rp 75 triliun.

5. Sri Prakash Lohia (Indorama) – Rp 67 triliun.

6. Chairul Tanjung (CT Corp) – Rp 66 triliun.

7. Boenjamin Setiawan dan Keluarga (Kalbe Farma) – Rp 44 triliun.

8. Tahir (Mayapada Group) – Rp 41 triliun.

9. Murdaya Poo (JIExpo Kemayoran & Cipta Murdaya Group) – Rp 28 triliun.

10. Mochtar Riady dan Keluarga (Lippo Group) – Rp 25 triliun.

11. Theodore Rachmat (Triputra & Adaro Group) – Rp 24 triliun.

12. Putera Sampoerna – Rp 24 triliun.

13. Eddy Katuari (Wings) – Rp 23 triliun.

14. Peter Sondakh (Rajawali Group) – Rp 22 triliun.

15. Ciputra – Rp 21 triliun.

16. Sukanto Tanoto (Paper One Pulp) – Rp 20 triliun.

17. Rusdi Kirana (Lion Air Group) – Rp 19 triliun.

18. Martua Sitorus (Wilmar International) – Rp 19 triliun.

19. Eddy Kusnadi Sariaatmadja (SCTV & Indosiar) – 18 triliun.

20. Ciliandra Fangiono (First Resource) – Rp 18 triliun.

Angka-angka kekayaan 20 orang di atas memang sangat besar. Bagi mereka, harga tanah di Sudirman yang tembus Rp 250 juta per meter persegi sungguh bukan persoalan.

Ada 3 fakta mengejutkan yang bisa dipetik dari daftar 20 orang terkaya tersebut.

# Fakta Pertama: 90% dari 20 orang terkaya Indonesia adalah keturunan Tionghoa.

Dari daftar di atas hanya 1 orang yang pengusaha pribumi yakni Chairul Tanjung. Satu lagi adalah keturunan India yakni Prakash Lohia (urutan 5). Bahkan Martua Sitorus (peringkat 18) bukan orang Batak. Dia warga China yang diberi kehormatan marga Batak.

Sisanya atau 90% orang terkaya di Indonesia adalah warga Tionghoa. Angka persentase ini juga berlaku untuk daftar 50 orang terkaya.

Fakta 90% orang terkaya di Indonesia adalah warga etnis Tionghoa adalah fakta yang amat menarik. Apalagi jika mengingat bahwa populasi mereka di Indonesia hanya sekitar 3%. Sungguh Luar Biasa Dahsyat.

Jika melihat fakta fenomenal semacam itu, apa sebaiknya respon kita?

Saya tidak tahu dengan pikiran Anda, namun mungkin lebih bijak jika memilih respon seperti ini: Menarik faktanya. Bismilah saya akan belajar dari keunggulan mereka, dan bekerja keras supaya suatu hari nanti saya bisa sekaya mereka.

Berpikirlah Positif. Pelajari Faktor Kunci Sukses  dengan jernih, dan berjuang untuk mewujudkan pencapaian yang luar biasa semacam itu.

Itulah mindset yang dulu mungkin juga dipegang oleh Chairul Tanjung. Daripada protes dan menyalahkan situasi, dia bekerja keras, dan akhirnya membuktikan bisa masuk dalam daftar 20 besar.

Prestasi yang amat impresif ini (3% populasi menduduki 90% orang terkaya se-Indonesia) selayaknya memacu siapa pun warga Indonesia untuk juga bisa seperti mereka. Berjuang agar menjadi “super tajir” dan mampu menyediakan ratusan ribu lapangan kerja buat sesama.

# Fakta ke-2: Mantan Calo Jadi Miliuner.

Dari daftar di atas, sebagian memang ada yang kaya karena warisan orang tua (contoh Anthony Salim dan Putra Sampoerna). Namun lebih banyak yang memulai dari nol dengan tenaga sendiri.

Eka Tjipta Wijaya memulai bisnisnya dengan cara yang sangat bersahaja: keliling sepeda di kota Makassar untuk jualan permen dan biskuit. Keliling naik sepeda ontel !! Kegigihan dan daya juang yang keras sehingga membuat dia jadi seperti sekarang ini.

Chairul Tanjung memulai bisnisnya sejak mahasiswa dengan jualan buku dan fotocopy catatan kuliah. Lalu keliling menawarkan kepada teman-temannya. Dia merangkak dari bawah.

Namun yang paling mengejutkan adalah pendiri Lion Air. Mungkin tak banyak yang tahu, Rusdi Kirana memulai karir usahanya sebagai calo tiket di Bandara Halim pada tahun 80-an. Jalan keliling di sekitar bandar, menjajakan tiket kepada calon penumpang dengan baju dekil.

Pelan-pelan usahanya maju: dari calo keliling menjadi agen penjualan tiket. Lalu di tahun 2000 ia beli satu pesawat bekas. Dan kini ia punya 200 pesawat Boeing terbaru, dengan kekayaan 19 triliun.

Kegigihan dan daya juang adalah kunci. Meski memulai dari nol, Anda bisa sukses asal punya daya resiliensi dan percaya akan “keajaiban rezeki”.

Anda bisa menjadi miliuner meski harus merangkak dari bawah: entah dari jualan biskuit sambil naik sepeda ontel, atau menjajakan tiket pesawat di jalanan berdebu kepada calon pelanggan.

# Fakta ke-3 : 10% Menguasai 90%.

Menurut lansiran Majalah Forbes terbaru, 50 orang yang mengisi daftar orang terkaya Indonesia itu mungkin menguasai hingga 90% aset ekonomi bisnis yang ada di tanah air.

Itu sejalan dengan prinsip Pareto: di dunia ini selalu terjadi kecenderungan 10 – 20% populasi akan mengontrol 70 hingga 90% output.

Seperti biasa, orang dengan mentalitas miskin dan mindset negatif akan langsung bicara bla-bla-bla… tentang ketimpangan sosial, kesenjangan-lah dan aneka omong kosong lainnya.

Mereka seperti biasa juga akan mengumpat: yang kaya makin kaya dan bla-bla-bla… lainnya.

Tak ada yang salah dengan aneka respon semacam itu.

Namun  apakah dengan memaki-maki keadaan, Anda akan menjadi miliuner? Rasanya tidak.
Marah-marah dan sok kritis (namun zero action) hanya akan membuat nasib kita terus berkubang dalam kenestapaan yang kelam.

Sebaliknya, orang dengan mentalitas kaya dan mindset positif akan komen seperti ini: hmm, amat menarik 10% orang terkaya menguasai 90% aset ekonomi. Bismilah, saya akan berjuang supaya menjadi yang 10%.

Agar saya bisa lebih banyak berbagi harta kepada yang lebih membutuhkan. Agar saya bisa memberikan dana Rp 100 milyar untuk membiayai pendidikan anak-anak kurang mampu.

Syukur Anda bisa seperti orang terkaya dunia, yaitu Bill Gates yang akan menyedekahkan 99% kekayaannya untuk amal kemanusiaan.

Yang muram adalah saat melihat fakta 10% orang terkaya menguasai 90% aset ekonomi bisnis, muncul banyak komentar nyinyir dan serba menyalahkan keadaan.

Ingat! ORANG dengan MENTALITAS KAYA selalu akan THINK POSITIVE and TAKE ACTIONS ….bukan sekedar complain!

Orang sukses yang positif akan terus berjuang membangun imperium bisnis yang kokoh, membuat produk yang “WOW” secara kreatif demi menciptakan aliran rezeki yang masif dan mencetak ribuan lapangan kerja.

DEMIKIANLAH, 3 fakta mengejutkan yang layak dipetik dari daftar orang terkaya Indonesia 2016.

Penulis: Dwi Priyanto

Sponsored