Harus Apa Saat Orangtua Tak Setuju dengan Pasangan Pilihan Anda ?

Harus Apa Saat Orangtua Tak Setuju dengan Pasangan Pilihan Anda - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Bukan hal baru kalau orang tua bisa saja tidak setuju dengan pasangan yang dipilih oleh anaknya. Ini sudah terjadi sejak ribuan tahun lalu. Lihat saja kisah abadi Romeo and Juliet yang diciptakan Shakespeare, isunya sama. Tapi rileks, hal ini pasti bisa ditangani kok. Nah kalau kebetulan ini terjadi kepada Anda, berikut apa yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan.

Jangan hadapi kritikan dengan kritikan.

Nilai-nilai yang dipegang teguh orang tua Anda, termasuk tradisi, walau bagaimanapun telah membantu hingga Anda menjadi seperti sekarang. Hal tersebut bisa jadi telah menjadi penuntun dan identitas keluarga Anda. Mengesampingkan sejarah keluarga tidak akan membantu. Lebih baik tunjukan rasa belas kasih. Temukan cara lain untuk meyakinkan keluarga Anda, namun tunjukan bahwa Anda tetap menghargai dan menghormati keluarga.

Jangan menghadapi dengan defensif dan argumen

Defensif memperlihatkan bahwa ada sesuatu untuk dibela. Tanggapi keprihatinan mereka dengan hormat dan kejelasan. Akui kalau pernikahan lintas budaya memang sulit, dan ekspresikan kesedihan Anda seperti yang mereka rasakan. Tegaskan cinta Anda untuk mereka dan hormati pendapat mereka, namun tetap menujukkan bahwa Anda telah membuat keputusan Anda.

Jangan rahasiakan hubungan Anda

Merahasiakan hubungan Anda memperlihatkan bahwa Anda malu atas pilihan Anda. Jangan sampai orang tua mengetahuinya dari orang lain, itu akan membuat mereka bertambah kesal. Pastikan Anda yakin dengan pilihan Anda, karena tidak ada gunanya juga menentang orang tua atas sesuatu yang tidak akan bertahan.

Jangan memperalat pasangan

Jangan gunakan pasangan Anda sebagai alat politik atau untuk mendidik orang tua Anda. Ini tidak adil bagi pasangan yang mencintai Anda, karena digunakan sebagai pion atau sekutu dalam menghadapi orang tua.

Jangan memihak

Apakah memihak ibu atau pasangan, sebaiknya tidak menunjukan keberpihakan. Ini bukan masalah menang dan kalah, melainkan tentang membangun pandangan baru dalam keluarga. Lakukan yang terbaik untuk bernegosiasi, kompromi, memberikan pengertian, atau setidaknya rasa hormat atas ketidaksepakatan. 

Memang kalau soal hubungan yang kaitannya dengan pasangan itu bersifat personal, dan Anda punya hak disitu. Namun tetap saja, untuk berjalan lebih jauh ke jenjang pernikahan, kita tak bisa melupakan keluarga. 

Sponsored