Mengharukan, 5 Kisah Yang Hanya Dirasakan Oleh Supir Truk

Mengharukan, 5 Kisah Yang Hanya Dirasakan Oleh Supir Truk - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Pernah kalian berpikir bagaimanakah menjadi seorang supir truk, profesi yang amat sangat beresiko ini sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari kita. Walaupun sering dicap jelek karena dicap pembuat kecelakaan dijalan raya, namun tanpa adanya mereka barang-barang yang dibutuhkan tidak bisa di suplai sampai ke kota. Alhasil mau tidak mau kita sendiri yang harus menempuh perjalanan panjang dan membawa barang yang bermuatan banyak.

Namun dibalik itu terdapat hal yang hanya bisa dialami oleh supir truk yang pastinya akan membuat kamu terharu bahkan sedih.

1. Kurang tidur

Normalnya setiap orang bekerja 8 jam sehari, berbeda dengan supir truk mereka bahkan tidak tidur karena barang yang dibawa harus sampai. Walaupun begitu pada umumnya orang-orang bekerja pada pagi hingga sore hari sedangkan supir truk akan mulai berkatifitas pada malam hari karena memanfaatkan jalanan yang lenggang.

2. Selalu dianggap biang macet

Mengharukan, 5 Kisah Yang Hanya Dirasakan Oleh Supir Truk - Motivasinews.com

Mungkin karena ukurannya yang terlalu besar banyak memakan lahan jalanan ketika melintas, padahal untuk mengenderai sebuah truk dibutuhkan keahlian khusus yang sangat jarang orang lihai membawanya. Untuk mengatasi ini semua para supir truk beroperasi pada saat malam hari.

3. Kejar tayang

Biasanya kamu akan kesal sendiri jika terdapat truk yang melintas dengan kecepatan tinggi, bukan hanya mengganggu namun juga bisa membahayakan pengendara lainnya. Namun kamu jangan langsung menilai setiap supir truk pasti ugal-ugalan, disisi lain mereka harus segera mengantarkan barang sampai tujuan bahkan mereka dituntut untuk membawa barang dalam kondisi yang utuh ketika sampai tujuan. Biasanya supir truk akan melakukan aksinya pada malam hari, untuk itu kita harus behati-hati juga saat berkendara malam.

4. Penghasilan minim

Walaupun punya skill yang bisa dibilang sulit untuk dilakukan namun hampir sebagian besar mereka tidak menyelesaikan pendidikan hingga tuntas. Kebanyakan karena faktor ekonomi yang sulit inilah yang menyebabkan mereka tidak mampu untuk melanjutkan sekolah dan hanya menerima upah yang rendah. Waktu kerja mereka pun terbilang sangat lama.

5. Sangat jauh dari kerabat

Bukan hal yang asing lagi seorang supir jauh dari keluarga, karena mereka harus menyuplai barang-barang ke kota yang lokasinya sangat jauh dari rumah. Walaupun begitu mereka tetap bekerja keras demi menghidupi keluarga dan anak-anaknya di kampung agar kelak anak-anak para supir truk bisa melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi.

Sponsored