Seberapa Seringkah Anda Harus Posting di Media Sosial ?

Seberapa Seringkah Anda Harus Posting di Media Sosial - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Punya teman yang rajin banget posting di medsos? Tiap lihat timeline, dia lagi… dia lagi yang muncul. Sebel? Ya jangan dong… kan namanya juga medsos. Tapi, Anda perlu tahu juga, sebenarnya seberapa seringkah Anda harus posting di media sosial? Khususnya untuk pemasaran.

  1. Facebook

Untuk pemasaran di Facebook, Anda tentu pernah mendengar, dua postingan sehari itu dinilai cukup. Tapi, aturan dua postingan sehari akan efektif jika Anda memiliki pengikut Facebook yang besar, setidaknya 10.000 pengikut.

Karena menurut sebuah studi dari Hubspot.com, jika Anda memiliki pengikut yang lebih kecil, memposting dua kali sehari akan menghasilkan klik lebih sedikit yaitu sekitar 50% per postingnya.

2. Twitter 

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Social Bakers, mereka memeriksa lebih dari 11.000 tweet berbeda dari merek-merek besar untuk melihat apakah mereka dapat mengungkap frekuensi tweeting yang ideal.

Apa yang mereka temukan adalah, seperti halnya Facebook, jumlah waktu yang ideal untuk tweet per hari sangat bergantung pada tujuan Anda. Misalnya, jika Anda ingin mengoptimalkan keterlibatan Anda per tweet, maka 1-5 tweet per hari itu dinilai pas.

1-5 tweet sehari tidak akan memakan banyak waktu, justru akan meningkatkan keterlibatan audiens.

3. Instagram

Tidak seperti Facebook dan Twitter, frekuensi posting tidak terlalu penting untuk pemasaran di Instagram. Menurut sebuah penelitian dari Union Metrics, yang penting bagi Instagram adalah konsistensi dalam memposting.

Jika Anda ingin memaksimalkan keterlibatan dan menghasilkan pengikut, Anda dapat mulai memposting di Instagram 10, 15, bahkan 20 kali sehari. Dan itu tidak akan berpengaruh negatif pada akun Instagram Anda.

Tapi pas Anda mengubah frekuensinya, akan ada dampaknya. Jika sebelumnya Anda biasa memposting beberapa kali sehari dan kemudian berubah hanya beberapa kali seminggu, maka Anda akan mulai kehilangan pengikut dan menghasilkan sedikit keterlibatan per post-nya.

Ini berarti frekuensi posting terbaik untuk Instagram adalah frekuensi posting yang dapat Anda pertahankan secara konsisten.

Sponsored