Yang Perlu Anda Tahu Tentang Pekerja Milenial

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Pekerja Milenial - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Sepertinya tak ada generasi yang secara blak-blakan dicerca, dipuji, disalahartikan, dan dianalisis seperti generasi milenial. Diterima atau tidak, seperti menurut Forbes, pada 2025 generasi milenial yang juga dikenal sebagai Gen Y (yang lahir di tahun 80-an dan 90-an) akan menjadi mayoritas dari pekerja. Seperti apakah pekerja milenial itu?

Dikutip dari CS News, berikut adalah empat hal yang perlu Anda tahu tentang pekerja milenial:

Mereka Ingin Membuat Perbedaan

“[Milenial] ingin bekerja di suatu tempat di mana mereka dapat membuat perbedaan. Jika Anda menyadari hal itu dan memanfaatkan keinginan mereka untuk membuat perbedaan, Anda dapat melibatkan mereka pada tingkat yang berbeda dibandingkan seseorang yang hanya menginginkan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan,” kata Matt Thornhill, pendiri dan managing partner SIR’s Institute for Tomorrow. “Jika Anda tidak memperhatikan, jika Anda tidak berpikir, ‘Bagaimana saya dapat membantu orang muda ini merasa kalau mereka telah membuat perbedaan dalam pekerjaan setiap harinya,’ Anda akan kesulitan untuk mempertahankan mereka.”

Mereka Punya Kemampuan Alami untuk Berkolaborasi

Salah satu atribut terbaik yang dapat dibawa oleh milenial ke perusahaan adalah kemampuan alami mereka untuk berkolaborasi, menurut CEO SIR dan Managing Partner, John Martin. “Ketika orang tua milenial mengatakan kepada mereka ‘Anda spesial,’ anak-anak milenial mendengar ‘kita’ semua istimewa, tidak ada yang terbaik,” jelasnya. “Ini diperkuat oleh keterkaitan mereka dengan teknologi. Akibatnya, Tahun Ajaib para milenial menciptakan rasa diri yang baru yaitu diri kolektif. Kelompok ini adalah tentang kami, kebersamaaan, kita. ”

Mereka Cerdas dalam Teknologi Tanpa Susah Payah

Sementara generasi yang lebih tua banyak beradaptasi dengan perubahan teknologi yang berubah-ubah, bagi milenial itu adalah sifat kedua bagi. “Teknologi sangat banyak diterapkan dalam kehidupan mereka. Penggunaan teknologi mereka sangat intuitif dan meresap dalam cara yang tidak begitu cocok untuk generasi yang lebih tua,” kata pendiri Retail Prophet dan seorang futuris Doug Stephens. “Ini adalah aset besar bagi perusahaan karena mereka bekerja untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menata kembali alur kerja internal mereka dan pengalaman pelanggan eksternal.”

Mereka Akan Mengecek Anda di Media Sosial

Selain keakraban generasi milenial dengan teknologi dapat membuat mereka menjadi karyawan yang bermanfaat, itu juga dapat mempersulit proses perekrutan bagi perusahaan yang gagap teknologi. “Anda dapat mengandalkan calon karyawan milenial untuk beralih ke beberapa sumber untuk memeriksa Anda sebagai calon tempat mereka bekerja sebelum melamar. Ini termasuk situs web Anda, situs peringkat pihak ketiga seperti Glassdoor, dan bahkan orang tua mereka (sahabat dan pelatih ),” kata Martin. Martin merekomendasikan perusahaan melakukan audit media sosial tentang bagaimana perusahaan dinilai di seluruh platform media sosial.

Sponsored