6 Mitos Seks yang Harus Berhenti Anda Percayai. Harap Dicermati yang No.5 ya…

6 Mitos Seks yang Harus Berhenti Anda Percayai. Harap Dicermati yang No.5 ya - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com — Hidup kita dikelilingi oleh bermacam mitos, termasuk seks. Nah, apa saja itu? Berikut adalah beberapa mitos seputar seks paling umum yang harus berhenti kita percayai menurut Dr. John Demartini, spesialis perilaku manusia dan seorang penulis internasional.

1. Menikah otomatis akan mengubah kehidupan seks Anda

Banyak orang berpikir: “Ketika saya menikah kehidupan seks saya tiba-tiba akan meningkat,” atau, sebaliknya: “Setelah menikah, bagian genital terganggu dan akan menjadi akhir dari kehidupan seks hebat saya.”

Kenyataannya hal itu justru tidak ada kaitannya dengan seks, itu tergantung pada individu dan seberapa baik mereka dapat berkomunikasi. Penis dan vagina bukan organ nyata seks, justru otak Anda lah kuncinya.

2. Semua seksualitas murni berdasarkan hubungan intercourse

Ini tidak sepenuhnya benar. “Saya tahu seorang wanita yang tidak memiliki kaki tetapi memiliki kehidupan seks yang sehat,” kata Demartini. Dan memang, masih ada yang namanya oral seks.

3. Masturbasi mengganggu hubungan

“Data mendukung pemikiran kalau orang bisa berekspresi secara sehat, pasti juga memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang apa yang bekerja atau tidak pada organ seksual mereka, dan ini bisa terjadi dengan pasangan mereka,” kata Demartini.

4. Memiliki anak mengganggu kehidupan seks 

Dalam beberapa kasus ini bisa benar, tapi itu semata-mata karena orang tersebut lebih menarik keintiman dalam bentuk pelukan atau kontak dari anak-anak daripada pasangannya. Anak-anak bukanlah penyebab utama yang mempengaruhi nilai-nilai suatu hubungan.

5. Uang dan hadiah berarti seks

Ini mitos yang banyak dipercayai oleh pria. Jika mereka membelikan pasangan mereka pakaian, perhiasan, dan hadiah-hadiah mahal maka mereka akan mendapatkan seks. Seks benar-benar berdasarkan nilai dari pasangan bukan pemberian.

6. Apa pun yang tidak biasa itu menyimpang

Menurut Demartini, ada spektrum karakter homoseksual dan heteroseksual pada manusia. Kadang-kadang orang tidak mengakuinya, tetapi mereka memiliki “kedua sisi” tersebut. Manusia perlu menghormati diri mereka sendiri dan terbuka tentang preferensi dan kebutuhan mereka.

Bagaimana menurut Anda, apakah Anda termasuk orang yang mempercayai salah satu dari keenam mitos tadi?

(Sumber: She Knows)

Sponsored