Bentang Samalantan, Rumah Adat di Kalimantan Barat

Bentang Samalantan, Rumah Adat di Kalimantan Barat - MOTIVASInews.com

MOTIVASInews.com – Bentang Samalantan, yaitu sejenis rumah panggung yang dibangun April 1996 oleh Bupati Sambas saat itu, dengan kedalaman hingga 120 kaki tertanam langsung ke tanah. Rumah dijadikan tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan-kegiatan keagamaan dan juga upacara adat naik dango jika musim panen tiba.

Posisi rumah bentang berada di kaki bukit dan disekitarnya terlihat hamparan sawah yang luas dan juga dibelakangnya ada pepohonan besar yang memberikan nuansa alam.

Rumah bentang Samalantan memiliki 4 (empat) ruangan, 2 ruangan disisi kiri dan 2 ruangan disisi kanan. Sedangkan dibagian tengah rumah ada ruangan keluarga. Di dalam tiap ruang rumah, ada banyak hiasan-hiasan bermotifkan dayak di dinding yang terbuat dari kayu. Selain itu, ada juga beberapa tempayan ukuran sedang di setiap tiang penyangga dan juga patung kayu yang diletakkan berada di dekat tangga utama.

Bentang Samalantan, Rumah Adat di Kalimantan Barat - Motivasinews.com
Rumah bentang Samalantan.

Di samping jalan masuk mendekati rumah Bentang, ada tembok kecil bertuliskan Adil Katalino Bacaramin Kasurga, Basengat Ka Jubata. Pada kalimat pertama memiliki arti, bersifat adil kepada sesama manusia di dunia dan juga selalu melihat serta bercermin ke surga. Pada kalimat kedua bahwa semua yang di dunia diberi napas dan hidup dari Tuhan Yang Maha Esa. Prinsip-prinsip itulah yang dipegang teguh oleh masyarakat Dayak.

Penulis : erison a

kode uni: M#DS65

Sponsored