7 Faktor Pemicu Penyakit Pembekuan Darah

7 Faktor Pemicu Penyakit Pembekuan Darah - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Waspadalah Bagi Anda yang tengah mengalami penyakit Tromboflebitis, karena penyakit ini dapat merenggut nyawa Anda. Penyakit peradangan atau inflamasi ini sering terjadi pada pembuluh darah balik atau vena. Penyakit tersebut disebabkan oleh darah yang menggumpal kemudian menjadi beku di dalam vena, sehingga pembuluh darah kita terlihat agak membengkak.

Pembekuan darah itu terjadi pada permukaan atau di dalam pembuluh darah balik yang biasa dikenal dengan sebutan DVT (Deep Vein Thrombosis). Penyakit ini pada umumnya menyerang pada bagian vena di kaki, tapi tidak menutup kemungkinan pembekuan darah dapat terjadi pada area tangan atau leher kita.

DVT ini sangat membahayakan nyawa penderitanya. Karena, jika ada gumpalan darah yang pecah pada vena kemudian memasuki aliran darah, maka akan mengakibatkan sebuah komplikasi dan harus segera ditangani oleh dokter dengan lebih serius.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyakit Tromboflebitis lebih disebabkan oleh gumpalan darah yang membeku pada pembuluh darah balik atau vena. Pemicu dari penggumpalan atau pembekuan darah disebabkan oleh 7 faktor di bawah ini:
1. Faktor keturunan atau genetik dari orang tua,
2. Orang yang telah berusia 50 tahun ke atas,
3. Sering merokok,
4. Mengalami kelebihan berat badan,
5. Menderita Stroke yang mengakibatkan kaki atau tangan lumpuh,
6. Wanita yang sedang mengandung,
7. Menderita sakit yang parah sehingga terlalu lama berbaring dan jarang bergerak.

Jika terlihat pembengkakan, warna kemerahan, dan rasa nyeri pada bagian tubuh kita seperti kaki, lengan atau leher, kemungkinan itu adalah gejala dari penyakit tromboflebitis. Pada bagian kaki, lengan, atau leher juga akan terasa keras dan sensitif jika tertekan atau tersentuh.   

Untuk lebih yakin, lebih baik jika melakukan diagnosa awal. Biasanya dokter akan melihat riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan fisik pada tubuh pasiennya. Untuk memastikan peradangan tersebut terjadi pada permukaan kulit atau bahkan di dalam vena, maka dokter akan menyarankan pasiennya melakukan tes seperti pemeriksaan CT scan atau USG.   

Peradangan yang terjadi pada permukaan kulit, jika tergolong ringan maka bisa diobati tanpa perawatan khusus. Cukup kompres dengan air hangat di bagian permukaan yang membengkak dan obat pereda rasa sakit serta obat anti-inflamasi nonsteriod atau OAINS. Sedangkan pada kasus penyakit tromboflebitis yang cukup berat, maka dokter akan memberikan obat anti-koagulan yang berguna mengencerkan darah dan obat untuk melarutkan darah yang membeku.

Oleh karena itu, mulailah pola hidup sehat guna mencegah agar penyakit tersebut tidak singgah dalam tubuh kita. Cara pencegahannya cukup sederhana, yaitu dengan rutin berolahraga, istirahat yang cukup, hindari stress, berhenti mengisap rokok, konsumsi sayur dan buah serta berpakaian yang longgar agar mudah bergerak.

Sponsored