Benarkah Obesitas Pada Anak, Disebabkan Oleh Gaya Hidup Ibunya?

Benarkah Obesitas Pada Anak, Disebabkan Oleh Gaya Hidup Ibunya - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Memilih dan menjalani gaya hidup sehat memang sangat baik bagi kelangsungan hidup seseorang tidak terkecuali bagi seorang ibu. Bahkan menurut laporan penelitian, gaya hidup sehat yang dijalani oleh seorang ibu juga dapat berdampak pada kesehatan anak.

Yang mana, peneliti mengungkapkan bahwa anak-anak yang ibunya memiliki kebiasaan hidup sehat cenderung tidak mengalami obesitas daripada anak-anak dari ibu yang tidak menjalani kebiasaan hidup sehat.

“Kebiasaan hidup sehat tidak hanya dapat membantu orang dewasa untuk meningkatkan kesehatan mereka dan mengurangi risiko terkena penyakit kronis, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan bagi keturunan mereka,” ujar Dr Qi Sun dari Harvard TH Chan School of Public Health, Boston dilansir dari laman Reuters.

Selain itu, ibu juga memiliki hubungan atau pengaruh yang kuat terhadap pilihan gaya hidup anak-anak mereka, tetapi tidak diketahui apakah pola gaya hidup sehat pada ibu mempengaruhi perkembangan obesitas pada anak-anak.

Pada penelitiannya, tim Dr Sun menggunakan informasi dari Nurses “Health Study II and Growing Up Today Study” untuk memperjelas hubungan antara gaya hidup ibu selama masa kanak-kanak dan masa remaja serta risiko kegemukan mereka antara usia 9 dan 18 tahun.

Dengan mempertimbangkan lima faktor gaya hidup yang masuk kategori tingkat risiko rendah seperti diet sehat, indeks massa tubuh dalam kisaran normal, tidak merokok, konsumsi alkohol ringan hingga sedang, dan melakukan aktivitas fisik sedang atau berat selama setidaknya 150 menit per minggu.

Hasil penelitian menyimpulkan, bahwa secara individual, setiap faktor gaya hidup sehat ibu kecuali diet sehat dapat dikaitkan dengan tingkat risiko obesitas yang lebih rendah pada keturunan, di mana hasil laporan penelitian ini juga dilaporkan di British Medical Journal (BMJ).

Dan memiliki persentase sebagai berikut yaitu risiko obesitas pada keturunan menurun dengan setiap faktor gaya hidup tambahan pada Ibu, sehingga anak-anak perempuan yang mengikuti tiga faktor gaya hidup beresiko rendah (diet sehat, aktivitas fisik, dan konsumsi alkohol ringan hingga sedang) adalah 23 persen lebih kecil kemungkinannya mengalami obsitas, dibandingkan dengan anak-anak yang ibunya tidak memiliki faktor gaya hidup berisiko rendah.

Setelah itu, anak-anak dari ibu yang memiliki lima faktor risiko rendah diatas mendapatkan tingkat persentase yaitu 75 persen lebih kecil kemungkinan untuk menjadi gemuk daripada anak-anak dari ibu yang tidak memiliki faktor gaya hidup berisiko rendah.

Namun pada studi ini juga diungkapkan, bahwa gaya hidup sehat ibu tidak selala diterapkan ke dalam gaya hidup sehat anak-anak, ketika mereka menerapkan gaya hidup sehat ibunya, mereka akan memiliki 82 persen risiko lebih rendah mengalami obesitas dibandingkan ketika ibu dan anak gaya hidup berisiko tinggi.

Menurut, Dr Sun, kesimpulan dari studi ini adalah menunjukkan bahwa ibu yang menjalani hidup sehat, setidaknya juga akan menciptakan lingkungan yang sehat untuk anak-anak mereka.

Di mana, ibu dan orang tua saat ini harus mulai mempertimbangkan untuk meningkatkan gaya hidup mereka sejak dini agar menjaga kesehatan yang baik bagi diri sendiri dan generasi mereka berikutnya.

Sponsored