Hati-Hati! 11 Obat Ini Ternyata Pembunuh Libido

Hati-Hati! 11 Obat Ini Ternyata Pembunuh Libido - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Untuk meningkatkan gairah seks, tak sedikit orang menggunakan obat. Tetapi tahu gak sih kalau beberapa obat justru akan membunuh libido? Jika Anda tidak bergairah atau tertarik berhubungan seks, penyebabnya bisa jadi ada di obat yang Anda minum. Makanya hati-hati dengan 11 obat yang disebut sebagai pembunuh libido.

Nah, kalau sudah curiga libido Anda rendah karenna obat yang dikonsumsi, cepat-cepat deh berkonsultasi dengan dokter. “Komunikasi adalah kunci,” kata Raymond Hobbs, MD, seorang dokter staf senior di departemen penyakit dalam di Rumah Sakit Henry Ford, Detroit.

Lalu, jenis obat apa saja yang bisa menghilangkan gairah seks? Ini dia:
Serotonin reuptake

Depresi adalah pembunuh libido paling popular, tetapi begitu juga dengan beberapa obat antidepresan seperti Prozac, Zoloft, dan beberapa jenis serotonin reuptake lainnya (SSRI) lainnya.  Ironis ya?

Antidepresan trisiklik

Sejak SSRI keluar pada tahun 1990-an, antidepresan trisiklik seperti Elavil tidak sering digunakan. Tetapi beberapa dokter masih meresepkan obat ini untuk mengobati depresi, juga nyeri saraf seperti yang terkait dengan herpes zoster. Tap justru ini malah bisa menurunkan libido.

Kontrasepsi

Kontrasepsi oral dapat menurunkan kadar hormon seks, termasuk testosteron, dan karena itu juga dapat mempengaruhi libido. Kontrasepsi non hormonal, seperti IUD, adalah alternatif yang baik.

Proscar

Proscar digunakan untuk mengobati benign prostatic hyperplasia atau BPH, lebih dikenal sebagai pembesaran prostat. Ini masalah yang dihadapi kebanyakan pria, seiring bertambahnya usia mereka. Bahan aktif dalam obat ini finasteride, yang mencegah testosteron dari konversi ke dalam bentuk aktif. Rendah testosteron dapat berarti libido rendah.

Propecia

Obat ini pada dasarnya sama seperti Proscar, tapi obat ini juga biasa digunakan pada dosis rendah untuk mencegah kerontokan rambut pada pria.

Antihistamin

Jenis obat antihistamin, terutama diphendyramine (Benadryl) dan klorfeniramin (Chlor-Trimeton), dapat mengurangi alergi Anda, tetapi sementara itu juga mempengaruhi kehidupan seks Anda.

Obat marijuana

Marijuana hanya disetujui untuk tujuan medis di 20 negara bagian Amerika, tapi terlepas dari mana atau mengapa marijuana digunakan, ganja berdampak negatif yang signifikan terhadap libido.

Obat anti kejang

Tegretol bisa menjadi obat untuk mengobati kejang, dan untuk gangguan bipolar pada beberapa orang tertentu. Tapi risikonya dapat mengurangi hasrat seksual. Tegretol dan obat-obatan lain seperti ini bekerja dengan mencegah impuls di sepanjang sel-sel saraf, dan disitulah letak masalahnya karena orgasme ini mirip dengan kejang.

Opioid

Obat-obatan opioid dapat menghilangkan rasa sakit, namun juga dapat menghilangkan dorongan seks. Penelitian telah menunjukkan bahwa opioid seperti Vicodin, OxyContin, dan Percocet dapat menurunkan testosteron yang dapat mempengaruhi libido Anda.

Beta blockers

Puluhan juta orang Amerika menggunakan beta blockers seperti propranolol dan metoprolol dengan manfaat besar bagi hati mereka. Tapi masalahnya, belum tentu baik buat kehidupan seks mereka. Ada kasus yang terjadi, bahkan tetes mata yang mengandung beta blocker Timolol (digunakan untuk mengobati glaukoma) dapat menurunkan libido.

Sponsored