Inilah! Alasan Mengapa Anda Lebih Sehat Tidur di Kamar Dingin

Inilah! Alasan Mengapa Anda Lebih Sehat Tidur di Kamar Dingin - Motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Suhu atau temperatur kamar tidur memang menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas tidur Anda.

Menurut Rachel Salas, seorang neurologis dari John Hopskin University, sebaiknya kita lebih memperhatikan suhu kamar tidur. Sebab, pengaturan suhu kamar tidur yang baik akan berpengaruh terhadap kualitas tidur seseorang.

Ia juga menambahkan, suhu ideal pada suatu kamar tidur tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin. Jika suhu kamar tidur lebih dari 20 derajat Celcius, tentu akan menimbulkan rasa panas dan gelisah serta mengalami kesulitan untuk tidur nyenyak. Sebaliknya, pada suhu kamar tidur yang dianjurkan yakni 18-20 derajat Celcius, Anda akan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

Anjuran di atas, terasa sangat bermanfaat terutama bagi kita yang tinggal di Indonesia, yang memiliki iklim tropis dengan suhu lebih hangat dibandingkan negara-negara lain yang memiliki 4 musim. Apalagi saat musim kemarau tiba, suhu atau hawa panas akan meningkat dan membuat tubuh Anda mudah berkeringat, ini diyakini akan menimbulkan efek tidak nyaman saat Anda tidur.

Itulah salah satu alasan mengapa Anda perlu memperhatikan suhu kamar tidur Anda. Selain sangat bermanfaat untuk membuat tidur Anda lebih nyenyak, ternyata mengatur suhu kamar tidur memiliki manfaat lainnya yang perlu Anda ketahui, seperti berikut ini:

Membuat Awet Muda

Suhu ruangan yang panas akan menghasilkan keringat, hal ini juga akan menghambat hormon melatonin dalam tubuh Anda. Padahal, hormon melatonin sangat bermanfaat menghambat penuaan dini.

Namun, ketika Anda mengatur suhu ruangan seperti yang dianjurkan yakni 18-20 derajat Celcius, dan tidur dalam kegelapan total, tubuh Anda akan lebih mudah melepaskan hormon melatonin.

Memiliki Berat Badan yang Sehat

Menurut para peneliti dari University of Chicago, ketika seseorang mampu mencukupi kebutuhan tidurnya yakni 7-8 jam pada malam harinya, akan membuat tubuh lebih banyak kehilangan lemak hingga 56% dari berat badan. Sedangkan bagi yang kesulitan tidur akan mengalami peningkatan nafsu makan yang berisiko mengalami obesitas.

Menurunkan Risiko Penyakit Metabolitik

Seperti yang diketahui, kurang tidur dapat mempengaruhi metabolisme tubuh, karenannya Anda perlu tetap menjaga kualitas tidur Anda dengan cara memperhatikan suhu ideal kamar tidur Anda. Setidaknya, cara ini bisa lebih memaksimalkan waktu tidur Anda dan berdampak positif terhadap kadar gula dalam darah Anda, sehingga mengurangi risiko munculnya penyakit diabetes.

Nah, sudahkah Anda mengatur suhu kamar tidur Anda?

Sponsored