Mayday Monday Blues

monday1

MOTIVASInews.com – Masih selalu menjadi misteri mengapa hari Senin merupakan hari yang paling tidak disenangi. Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh Monster.com, terungkaplah bahwa 42 persen para pegawai di Eropa ternyata selalu mengalami kecemasan saat menghadapi hari Senin alias Monday blues.

monday2Jika kita adalah salah satu yang mempunyai gangguan ini cobalah cara ini yaitu dengan mencoba tidur lebih cepat sehari sebelumnya hingga mandi air dingin dan minumlah kopi di Senin pagi. Walaupun cara-cara tersebut tidak dapat dikatakan salah tapi tetap tidak akan menyelesaikan masalah jika Monday blues yang dialami berhubungan dengan psikologis yang dipicu oleh pekerjaan.

Menurut Dr. Marie Hartwell-Walker, Ed.D, konselor psikologis karier asal Massachusetts, AS, yang juga penulis di laman psikologi psychcentral.com, keengganan menghadapi Senin merupakan bentuk alarm emosional dari dalam tubuh. Jika pemicunya masalah psikologis, maka tidur cukup, minum kopi, atau mandi air dingin tidak bisa menghilangkan masalah Monday blues.  Walker menyarankan agar kita menemukan inti permasalahan mendasar yang mengganggu pikiran. 

Dalam masalah ini Walker mencoba menguraikan beberapa hal yang seringkali memicu munculnya Monday blues pada pekerja:

1. Beban Pekerjaan Terlalu Berat
“Mari hadapi kenyataan ini, bagi sebagian besar orang mengalami beban pekerjaan di masa ini  ketimbang 10 tahun silam,” kata Walker. Hal ini disebabkan banyaknya perusahaan yang melakukan efisiensi dengan melakukan perampingan karyawan, sehingga karyawan yang tersisa diberdayakan semaksimal mungkin. Anda seperti dipaksa untuk bekerja keras, atau disingkirkan perusahaan.

2. Ketimpangan Antara Kehidupan Pekerjaan Dan Pribadi
Seberapa pun pentingnya pekerjaan, Anda harus tetap mengimbanginya dengan urusan pribadi, bisa dengan melakoni hobi, berolahraga, dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Jika Anda hanya memberi kesempatan diri Anda untuk bersenang-senang di akhir pekan, Senin pagi berarti menandakan dimulainya perampasan hidup Anda pada lima hari ke depan dan itu tidak baik. Luangkan waktu untuk menata kembali bagaimana cara Anda menyeimbangkan hidup selama sepekan.

3. Pekerjaan Mengganggu Hubungan Pribadi
Pekerjaan dengan jam kerja panjang akan membuat Anda pulang dengan membawa pekerjaan ke rumah atau harus dikerjakan pada akhir pekan sehingga dapat mengganggu hubungan pribadi Anda dengan keluarga. Keengganan menghadapi Senin bisa jadi merupakan sinyal bahwa Anda telah banyak melewatkan kehangatan dan intimasi yang Anda butuhkan dari hubungan dengan orang di sekeliling Anda.

4. Pandangan Tentang Pekerjaan Yang Kaku
Bagi sebagian orang, bekerja adalah tentang menyalurkan gairah, menampilkan keahlian, dan mengembangkan potensi diri. Buat sebagian lainnya, bekerja hanyalah rutinitas. Ketika Anda telah terjebak pada sesuatu yang hanya dipandang sebagai rutinitas, tidak ada lagi gairah. Anda mendefinisikan Senin sebagai dimulainya rutinitas. Jika ini yang terjadi, segera ubah pandangan tentang bekerja bahwa Anda harus tetap bekerja lalu bersyukurlah.

5. Teserang Depresi
Depresi bisa disebabkan banyak beban kerja yang terlalu berat, atasan galak, rekan kerja menyebalkan, proyek yang tidak kunjung selesai, atau terus menerus berada di posisi sama. Bagaimana tanda-tanda seseorang yang depresi? Kehilangan nafsu makan, sulit tidur, gairah seksual menurun, dan mengalami kecemasan berlebihan menghadapi hari kerja. Jika penyebab Monday blues adalah depresi, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan psikolog, melakukan medikasi, atau terapi.

Mulai saat ini hadapi hari Senin dengan penuh rasa syukur sehingga Mayday Monday menjadi Happy Monday.

Sponsored