4 Alasan Anda Harus Hindari Mantan di Medsos, Menurut Psikolog

4 Alasan Anda Harus Hindari Mantan di Medsos, Menurut Psikolog - Motivasinews.com
Source image: Power of Positivity

MOTIVASInews.com – Tidak semua orang punya hubungan yang berakhir baik dengan mantan. Banyak yang terjadi sih justru berakhir buruk. Ujung-ujungnya ada perasaan yang belum selesai yang mengganjal di hati. Ini bahaya kalau dibiarkan berlarut-larut, karena yang dipertaruhkan adalah kesehatan mental kita. Salah satu alasan agar hidup kita tetap baik pasca putus adalah dengan menghindari mantan di sosial media atau medsos.

Kita simak yuk apa sih 4 alasan mengindari mantan di sosmed menurut pakar psikolog…
1. Harapan “palsu”

Psikolog dan penulis Jill Weber, Ph.D. mengatakan, “Jika hubungan Anda telah berakhir, maka itu sudah berakhir: Apa yang Anda miliki dengan mantan itu sudah tidak ada lagi. Melanjutkan koneksi berarti bahwa sebagian dari Anda masih berharap bahwa di lain “alam semesta” masih ada kemungkinan Anda dan mantan bisa bersama dan bahagia. Akibatnya, Anda hidup berdasarkan momen kedekatan dengan mantan. ”

2. Menguntit di media sosial bisa juga terjadi di dunia nyata

“…Menguntit didefinisikan sebagai fiksasi atau perasaan yang mendalam terhadap orang lain. Jika kita memberikan terlalu banyak energi kepada orang lain secara online, kita berisiko mengembangkan perilaku yang sangat sulit,” kata Dr. Emma Short, seorang ahli dalam Cyber Stalking and Harassment.

3. Berlarut-larut kangen mantan

Psikolog Yvonne Thomas, Ph.D. mengatakan, “Dari sudut pandang kesehatan mental, Anda tidak perlu mengawasi mantan Anda melalui media sosial karena Anda tidak akan benar-benar putus dan move on jika Anda masih berada dalam kehidupan mantan, meski itu secara jarak jauh melalui media sosial … pengintaian sosial sama artinya mengorek luka yang mulai sembuh karena putus, dan kemudian harus memulai proses penyembuhan dari awal lagi. ”

4. Meningkatkan depresi

“Baik psikiater dan psikolog melaporkan bahwa ada hubungan erat antara media sosial dan depresi karena ini menjadi sarana komunikasi utama. Kecanduan mengarah pada penarikan diri dari lingkungan sosial, karena pengguna medsos sibuk dengan menghabiskan waktu menghibur diri sendiri dan melewatkan kegiatan sehari-hari mereka,” kata psikolog klinis Dr. Dolly Habbal.

Nah loh… Coba cek kebiasaan medsos Anda. Apakah Anda masih aktif berhubungan dengan mantan di medsos?

Sponsored