Eksperimen Tempe Siswa SMA dari Medan Dibawa ke Ruang Angkasa Oleh NASA

MOTIVASInews.com – NASA, National Aeronautics and Spaces, merupakan lembaga milik pemerintah Amerika Serikat yang bertugas dan bertanggung jawab dalam penelitian luar angkasa. Lembaga tersebut fokus terhadap penelitian luar angkasa dalam jangka panjang, meski lembaga ini milik Amerika Serikat. Tetapi lembaga NASA merupakan ruang riset bagi masyarakat sipil, militer, dan para pecinta dan peneliti aeronautika (penerbangan udara).

NASA merupakan badan antariksa Amerika Serikat yang pernah memiliki misi mengirim manusia ke bulan, dan yang terbaru misi ke mars dan matahari. Banyak adik-adik kita yang memiliki cita-cita menjadi seorang astronom (astronot). Tentunya, mereka memiliki sebuah mimpi besar, suatu hari nanti bisa bekerja dan menjalin kerja sama bersama badan antariksa NASA.

Dan, itu ternyata bisa terwujud. Baru-baru ini sekelompok siswa SMA Del, Laguboti, Sumatera Utara ini terpilih menjadi proyek peluncuran misi terbaru oleh NASA. Berdasarkan kabar yang beredar, eksperimen NASA kali ini berjudul “The Fermentation of Soybeans in Microgravity Experiment”.

Proyek apakah itu?

Ternyata, itu proyek pembuatan tempe ! Ya, tempe yang menjadi makanan khas dan juga legendaris bangsa Indonesia ini,  sudah dikirim ke luar angkasa melalui roket Falcon-9 oleh badan antariksa NASA pada Juni 2017 .

Kok bisa ?

Ceritanya begini….

Peluncuran misi kali ini merupakan kontrak ke-11 misi Commercial Resupply (CRS) dari NASA. Misi ini dilaksanakan oleh kontraktor perusahaan swasta Spacex dengan membawa 3 ton muatan yang dibawa ke International Space Station (ISS).

Eksperimen pembuatan tempe di luar angkasa ini memiliki tujuan untuk melihat sejauh mana mikrogravity mempergaruhi proses fermentasi kedelai di luar angkasa. Tempe yang menjadi makanan legendaris Indonesia dibawa ke luar angkasa melalui roket Falcon-9.

Berdasarkan hinopsisnya, proses fermentasi pembuatan tempe  yang terjadi di luar angkasa akan lebih cepat dibandingkan proses fermentasi yang dilakukan di bumi Kita.

Eksperimen Ilmiah Pertama di Asia oleh Siswa SMA

Eksperimen tempe ini menjadi eksperimen pertama di asia yang dilakukan oleh siswa SMA di ISS. Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Indonesia mengirim eksperimennya ke ISS dan meraih juara kedua di American Society For Space and Gravitational Research (ASGRS) di Ohio, Amerika Serikat.

Tempe Diyakini Bisa Menjadi Makanan di Luar Angkasa

Bisa jadi, sebagian orang menganggap tidak penting persoalan ini. Tempe itu bisa dibuat di luar angkasa atau tidak, apa pedulinya bagi kehidupan saat ini.  Hal ini benar, jika kita berpikir untuk saat ini saja. Tetapi kita tidak membayangkan eksperimen tempe ini sangat berguna pada masa depan nantinya.

Kesuksesan pembuatan tempe di luar angkasa punya dampak besar sekali bagi masa depan nantinya. Jadi jika proses pembuatan tempe bisa berhasil di luar angkasa, hasil eksperimen ini bisa menjadi opsi atau pilihan yang bisa dikonsumsi oleh para astronot di luar angkasa nantinya.

Apalagi, jika SpaceX berhasil membuat dan menciptakan koloni manusia di planet lain, bukan tidak mungkin tempe khas legendaris Indonesia menjadi makanan utama di sana. Eksperimen tempe di luar angkasa ini juga menjadi bukti bahwa tempe khas legendaris Indonesia memiliki banyak manfaat.

Sebagai bangsa Indonesia, sepatutnyalah kita bangga atas prestasi para siswa SLTA asal Sumatera Utara itu. Meskipun masih pelajar, mereka mampu berprestasi hingga ke kancah dunia. Salut….!!!

Sponsored