150 Anak Istimewa Mengikuti Festival Ajang Pencarian Bakat

150 Anak Istimewa Mengikuti Festival Ajang Pencarian Bakat - motivasinews.com

MOTIVASInews.com – Forum Komunikasi Orang Tua dan Anak Masyarakat Peduli Autis Yogyakarta mengadakan acara “Festival Ajang Bakat Anak Istimewa” yang berlokasi di halaman Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada 150 anak berkebutuhan khusus yang ikut serta dalam acara tersebut pada Sabtu, (08/04).

Rita Ekawati, Ketua Panitia Festival Ajang Bakat Anak Istimewa mengatakan “Festival Ajang Bakat Anak Istimewa ini digelar untuk memperingati Hari Autis”.

Menurutnya, kegiatan ini mengajak anak-anak untuk berkompetisi di sejumlah bidang yang meliputi fotografi, menggambar, mewarnai, dan pentas seni.

Ia juga mengatakan festival ini menjadi wadah bagi anak penyandang autis, yang bertujuan untuk menunjukan bakat serta kemampuan yang dimiliki anak tersebut. Dengan adanya ruang yang diberikan, anak-anak tersebut bisa mengekspresikan kemampuan dan potensi yang dimilikinya.

“Sementara bagi masyarakat dengan festival bisa mendapatkan tambahan wawasan sehingga bisa menerima kehadiran para anak penyandang autis yang ada di sekitar mereka,” kata Rita.

Kombinasi penerimaan yang pas baik dari penyandang, keluarga maupun masyarakat diharapkan bisa mendorong harmonisasi kehidupan yang ada di tengah-tengah masyarakat, lanjut Rita.

“Kegiatan ini merupakan kampanye agar semua pihak bisa menerima kehadiran anak-anak kita sehingga harmonisasi bisa terbangun di tengah masyarakat,” katanya.

Sri Muslimatun, Wakil Bupati Sleman juga berharap bahwa festival yang digelar ini bukan hanya menjadi sarana seremonial rutinitas tahunan, tetapi juga harus dimanfaatkan menjadi sebuah sarana yang dapat mengedukasi masyarakat secara luas.

“Dengan edukasi yang dilakukan semua pihak bisa menerima dan bisa berharmonisasi dengan anak-anak kita,” ucap Sri Muslimatun.

Menurutnya, pendidikan dan pemahaman tidak hanya ditujukan hanya kepada masyarakat saja, tetapi juga kepada keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar ada kemampuan dari orang tua untuk memahami apa yang dibutuhkan oleh anak berkebutuhan khusus.

“Diharapkan para orang tua memiliki kemampuan untuk mengarahkan anak dan tidak hanya menyerahkan sepenuhnya kepada guru pendamping. Informasi dan edukasi dapat diberikan kepada orang tua untuk mengetahui apa yang perlu dilakukan untuk mengarahkan dan memaksimalkan kemampuan anak dalam mempersiapkan mereka agar dapat mandiri pada saat berada di tengah-tengah masyarakat,” kata Wakil Bupati Sleman.

Kode unik: M#news20

Sponsored